Cerita Masa Lalu hingga Sekarang

SayaWRT.com - bolehkah Saya bercerita secara pribadi kepadamu, tidak terlalu pribadi sih. namun bersifat keprivasian. tentang masa lalu kah? perkerjaan kah? atau lain-lain?


ya Saya bilang dari ketiga yang disebutkan diatas adalah Saya ingin bercerita tentang semuanya. namun tidak akan Saya ceritakan semua tentunya. karena nanti Kamu tidak akan penasaran lagi dengan sosok Saya.

sayawrt, rifkitaufik, pesantren termewah, cara menulis artikel
semua terus melaju

dari kecil, Saya tinggal di Banten, disuatu tempat yang disebut Malingping. disana Saya tinggal dari kecil sampai berusia 8 tahun, setelah itu masuk sekolah MI. ya, Saya memang telat 2 tahun masuk ke dunia pendidikan. maklumlah, di desa terpencil itu keluarga Saya hidup apa adanya. namun, semua tercukupi. ketika Saya kecil, semua permainan tradisional pernah Saya mainkan. tentu dengan suasana saat itu.

ketika berlai-lari, saling mengejar, kemudian menangkap. semua ada rasa tersendiri dalam benak hati masing-masing. tentu Saya juga merasakan. Saya tidak ingin kehilangan momen, sekarang Saya masih ingat dengan kenangan masa kecil. biarlah di blog ini Saya menyimpan itu semua melalui tulisan. agar Saya bisa baca kembali. untuk kemudian mengingatnya lagi.

jarak rumah hanya 20 meter dari kuburan, tidak membuat Saya takut karena tidak ditakut-takuti. tidak ada mitos yang saat itu Saya dengar. hanya ingat keceriaan dan kegembiraan. bermain ke sungai yang disebut batu karut, entahlah. apakah tempat itu masih ada sampai sekarang. mendokumentasikan masa lalu memang sulit, hanya ada beberapa foto yang Saya miliki. itupun hilang dengan albumnya ketika pindah rumah ke Bogor (darunnajah).

puas bermain sewaktu kecil, Saya meninggalkan teman-teman disana, untuk pergi sekolah mengikuti Bapak yang kerja di pesantren. ada kesempatan untuk Saya belajar. memiliki teman baru dan tempat baru, Saya senang. masa kecil yang cerdas berawal dari sini, beruntungnya punya lingkungan hidup yang baru itu, Saya bisa belajar lebih banyak dari sebelumnya. dimanapun itu tetap Saya lakukan.

kesempatan dan peluang itu berbeda, jangan salah mengartikan keduanya. kesempatan adalah dimana pada saat itu, detik itu, Kamu bisa melakukan sesuatu untuk dirimu untuk orang lain dan untuk siapapun. dengan kesempatan itu Kamu bisa meraihnya. percayalah, banyak sekali kesempatan yang melewati dirimu.

peluang istilah yang mendeskripsikan sesuatu yang nyata, yang mungkin akan Kamu dapatkan dengan nyata, atau tidak sama sekali.

KESEMPATAN KAMU UNTUK DAFTAR KULIAH DIMANAPUN ADA! NAMUN PELUANG UNTUK LOLOS KEDALAMNYA BELUM TENTU ADA!


Kamu harus melawan peserta lain untuk bisa memperebutkan kursi itu.

itulah kenapa sejak kecil Saya selalu memanfaatkan yang benar-benar ada. bukan yang tidak ada Saya khayalkan untuk menjadi ada. 

pada hari sabtu, satu pekan setelah pelaksanaan PPM di Cipari, Cikahuripan, Klapanunggal, Bogor. Saya diminta untuk mempresentasikan laporan yang telah Saya susun. tentang kegiatan, kemasyarakatan, dan sebagainya.

ada teman Saya dikelompok lain yang juga terpilih untuk presentasi. dengan dasar verbal yang beda, dan tentu akan terlihat beda. Saya mengingat kembali semua materi yang Saya dapatkan ketika mengikuti Training of Trainer. Saya coba praktikkan, hasilnya adalah.

Saya dipanggil oleh Pak Ian read:ian, beliau mengatakan "presentasi Kamu bagus, Kamu sepertinya bisa menjadi pembicara handal, jangan lupa asah terus kemampuan berbicara Kamu, suatu saat itu berguna untuk Kamu walaupun Kamu tidak menjadi pembicara read:motivator,"

badan Saya yang lelah dan capek pada saat itu karena sedang membina Pramuka anak MTs menjadi segar kembali, ucapan seorang direktur perusahaan besar yang menggugah semangat Saya untuk terus belajar. namun satu yang Saya herankan?

kenapa Saya disebut bisa menjadi seoarang pembicara yang handal, sedangkan dalam keseharian Saya lebih banyak diam. setelah Saya amati, oh iya. satu jawabannya. sudah Saya temukan. karena Saya suka menulis, secara tidak langsung ketika menulis Kita pasti mengucapkan kata yang ditulis didalam pikiran. dan itulah yang menjadikan verbal Saya menjadi baik. bukan karena Training of Trainer yang Saya dapatkan dulu. 

masih banyak cerita tentang pribadi yang ingin Saya bagikan, namun cukup ini saja. agar Kamu penasaran dengan sosok Saya.

artikel sebelumnya bisa Kamu baca juga yang ini tentang penggunaan Aplikasi Non-Ori


EmoticonEmoticon