Akhirnya ikut General Training Asian Games

relawan asian games

Sayawrt.com - Emm, akhirnya sudah sampai di lokasi buat General Training dan Saya masih waswas nih apakah masih bisa ikutan buat trainingnya apa gak. Hemm..


Oke, Saya ketemu juga dengan panitia pas banget di depan ruangan test, tadinya pas datang ke UMJ Saya kira lokasi buat test itu di depan tapi, perkiraan Saya salah. Saya harus jalan kaki lagi ke dalam kampus dan lokasinya seperti diujung gitu, gedung FISIP tepatnya. Apalagi tanggal 31 mei itu sudah puasa, plus haus deh. Hehe.


Setelah di depan ruangan Saya Tanya ke panitia penyelenggara, apakah Saya masih bisa buat ikutan General Training ini. Dan Saya dapat jawabannya, tapi ya begitulah. Kalau telat gimana sih, apalagi Saya telat hampir 2 jam lho. Wah, sempat kecewa dan harusnya mereka tahu kalau Saya telat itu karena gak dapet e-mail lokasi dari mereka juga. Duh, kalau gini Saya yang jadi korban dari prosedur itu. Walaupun ada aturan hukum yang harus ditaati.


Oke, Saya bisa ikut buat General Training dengan konsekuensi Saya tidak akan mendapatkan sertifikat General Training dan tidak menjadi prioritas volunteer. So, Saya kaget dan berpikir kenapa konsekuensinya harus seperti itu. Seharusnya jika peserta datang untuk mengikuti training walaupun
terlambat itu sudah membuktikan jika mereka siap dan berniat menjadi volunteer, tapi kenapa harus menerima konsekuensi tidak menjadi prioritas menjadi volunteer, yang mana artinya ini merugikan.


Bayangkan dong, sudah semangat ikut psikotest, dan NOR. Tapi pas datang terlambat saja ke General Training langsung menerima konsekuensi seperti itu, itu menurut Saya akan langsung menurunkan semangat para calon volunteer dikemudian hari. Karena mereka tahu tidak menjadi prioritas untuk menjadi volunteer.


Oke sudah cukup, point diatas Saya rasa sudah beres. Dan Saya menerima. Kembali lagi ke ruangan General Training, dikarenakan Saya telat datang dan hampir tidak bisa mengikuti materi pertama tentang “etiket”, akhirnya Saya diijinkan masuk dan mengikuti materi pertama hanya sekitar 5 menit, setelah itu selesai dan berganti materi lagi.

Oke, Saya dapat bingkisan di General Training ini. Ada bag, buku materi, name tag, pulpen, dan pin General Training. Tapi Saya tidak dapat sertifikat karena konsekuensi Saya telat.


Pada materi kedua ini tentang “pariwisata dan budaya”, yang mana lebih membahas ke pariwisata di daerah Jakarta saja serta isi materinya pun membahas tentang kota Jakarta. Hal ini karena para volunteer bukan berasal dari kota Jakarta saja, sehingga mereka harus mengetahui seluk-beluk kota
Jakarta sekaligus ibukota Negara Indonesia untuk kedepannya. Jangan sampai ditanya tentang pariwisata di Jakarta saja tahunya hanya monas, hehe. Betul kan?


Setelah materi “Pariwisata dan budaya” selesai, Kami semua istirahat dan shalat dzuhur. Untuk kemudian masuk lagi ke ruangan pada jam 13:00. Jadi untuk General Training ini memang seharian full, dari pagi jam 08:00 sampai jam 17:00.


Oke, apakah Kamu masih semangat bacanya? Harus semangat dong, biar tahu cerita menjadi seorang volunteer, siapa tahu Kamu bisa ikut merasakan hanya dengan membaca tulisan ini, hehe. Hebat banget deh.

Lanjut ke materi ketiga yaitu membahas tentang “Communication skill”. Jelas ya kalau untuk komunikasi ini lebih ke bagaimana cara berkomunikasi yang baik, cara menjadi pendengar yang baik, bagaimana sikap kita dalam berkomunikasi, dan semua tentang komunikasi ada dimateri ini. Saya
berpikir, beruntung juga dapat materi ini karena memang perlu dan harus dipelajari. Serta mengatasi hambatan penyebab komunikasi gagal dan cara berkomunikasi yang efektif. Semua ada dimateri ini.


Dan ya, ini adalah materi terakhir yang mana membahas tentang kepribadian dan lebih ke sisi psikologi seseorang itu sendiri, yaitu materi “Interpersonal skill”. Dimateri ini Kami para peserta diberikan pertanyaan, mengapa harus interpersonal skill?. Adalah; untuk memperbaiki hubungan
kerja, lingkungan kerja, keterampilan kepemimpinan, produktifitas, semua kesuksesan, disukai olehh orang lain, untuk memengaruhi orang lain, dsb. Jadi masih banyak jawabannya ya.


Materi ini ringan sekali, karena dibawakan oleh narasumber yang luar biasa pula. Namun memiliki peran yang sangat penting untuk para calon volunteer. Saya kasih tips nih ya, buat Kamu yang sedang ada masalah atau Kamu yang menjadi penengah masalah.



  • Awali pembicaraan
  • Dengarkan
  • tunjukan empati
  • tawarkan solusi
  • akhiri pembicaraan


Diatas adalah tips untuk situasi khusus atau konflik yang Saya dapatkan dimateri ini.


Oke, Saya rasa tulisannya sudah panjang sekali. Sudah dulu ya. Tinggalkan komentar jika Kamu ingin bertanya.


EmoticonEmoticon